Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Filsafat Bahasa - Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen & Sastra

Hubungan Filsafat dengan Sastra Filsafat dan sastra ibarat dua sisi mata uang. Sisi yang satu tidak dapat dipisahkan dengan sisi yang lain. Hubungannya bersifat komplementer atau saling mengisi dan melengkapi (Mahayana, 2008). Demikianlah dasar hubungan antara filsafat dan sastra yang harus dipahami. Mengutip pemikiran Javissyarqi (2006) dalam kumpulan sajaknya yang berjudul Takdir Terlalu Dini, Javissyarqi menjelaskan bahwa barat dan timur itu tak dapat dipisahkan karena hubungannya bersifat komplementer. Sisi Barat (bagaimanapun bentuknya) tidak akan pernah ada tanpa sisi Timur. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Sisi Timur (bagaimanapun bentuknya) tidak akan pernah ada tanpa sisi Barat. Demikian pula dengan filsafat dengan sastra. Bagaimanapun perbedaan yang terdapat dalam filsafat dan sastra, muara keduanya tetaplah sama, yaitu manusia dan kehidupannya. Hal ini sesuai dengan pendapat Mahayana (2008) yang menjelaskan bahwa filsafat dan sastra merupakan refleksi atas kehidupan m...